Sebelum membahas mengenai ciri ciri kalimat efektif, secara
singkat akan dijelaskan pengertian kalimat efektif. Kalimat Efektif
adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran/gagasan yang disampaikan sehingga
dapat dipahami dan dimengerti orang lain
Ciri ciri
Kalimat Efektif dan Contohnya
1.
Kesepadanan
-
Mengandung unsur Gramatikal S+P+O+K :
Bifa Mengerjakan tugas
Bahasa Indonesia (Tidak Efektif)
Bifa Mengerjakan tugas
Bahasa Indonesia di Rumah (Efektif)
-
Tidak Menjamakkan Subjek :
Vaiz sedang makan
kemudian Vaiz bermain sepak bola (Tidak Efektif)
Vaiz sedang makan
kemudian bermain sepak bola (Efektif)
2.
Kesejajaran
Yaitu Kesamaan bentuk
kata/imbuhan pada satu kalimat, contohnya :
-
Ani
memakan buah pisang dengan mengupas kulitnya (Tidak Efektif)
-
Buah
Pisang dimakan Ani dengan dikupas kulitnya (Efektif)
3.
Ketegasan
Yaitu Memberikan
Penekanan dalam suatu kalimat, cara yang digunakan adalah
- Meletakkan kata yang ingin ditonjolkan di depan kalimat
- Meletakkan kata yang ingin ditonjolkan di depan kalimat
Harapan Bifa adalah agar
masalah kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dengan baik (Tidak Efektif)
Bifa berharap dapat
menyelesaikan masalah kesalahpahaman ini dengan baik (Efektif)
-
Membuat Urutan Yang Bertahap
Pameran tersebut dihadiri
oleh remaja, anak anak, dan orang dewasa (Tidak Efektif)
Pameran tersebut dihadiri
oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa (Efektif)
-
Melakukan Pengulangan Kata
Buku itu bagus, tebal
(Tidak Efektif)
Buku itu bagus, buku itu
juga tebal (Efektif)
-
Menggunakan partikel –kah, -lah, -pun
Partikel –kah
Apakah Buku itu rusak?
Partikel – lah
Kamulah orang yang saya
tunggu
Partikel – pun
Buku itu tipis tetapi
isinya sangat bermanfaat (Tidak Efektif)
Walaupun buku itu tipis, tetapi
isinya sangat bermanfaat (Efektif)
4.
Kehematan
Yaitu Tidak menggunakan
kata/frasa yang tidak diperlukan, contohnya :
-
Akibat
Bifa datang terlambat ke kelas, Bifa tidak diijinkan masuk oleh Dosen (Tidak
Efektif)
-
Akibat
datang telambat ke kelas, Bifa tidak diijinkan masuk oleh Dosen (Efektif)
5.
Kecermatan
Yaitu tidak memberikan
makna ganda, contohnya :
-
Mahasiswa
itu mendapat IP 4,00 dan mendapat gelar cumlaude (Tidak Efektif)
-
Mahasiswa
itu memperoleh IP 4,00 di kampus dan mendapat gelar cumlaude (Efektif)
6.
Kepaduan
Yaitu tidak bertele tele
dan langsung pada intinya, contohnya :
-
Buku
itu membahas tentang Sejarah Indonesia (Tidak Efektif)
-
Buku
itu membahas Sejarah Indonesia (Efektif)
7.
Kelogisan
Yaitu Unsur-unsur dalam
kalimat yang berdasarkan logika dan nyata adanya, contohnya :
-
Kepada
Bapak Lurah, Waktu dan tempat kami persilakan(Tidak Efektif)
-
Kepada
Bapak Lurah, kami persilakan(Efektif)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar