Senin, 20 Juni 2016

Kepailitan

PENGERTIAN KEPAILITAN
Pengertian dari bangkrut atau pailit menurut Ensiklopedia Ekonomi Keuangan Perdagangan antara lain, keadaan dimana seseorang yang oleh suatu pengadilan dinyatakan bankrupt dan yang aktivanya atau warisannya telah diperuntukkan untuk membayar utang-utangnya. Sedangkan, kepailitan menurut UU Kepailitan diartikan sebagai sita umum atas semua kekayaan Debitor Pailit yang pengurusan dan pemberesannya dilakukan oleh Kurator di bawah pengawasan Hakim Pengawas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang

FAKTOR PENYEBAB KEPAILITAN
- Manajemen yang tidak efisien
Manajemen yang tidak efisien akan mengakibatkan kerugian terus menerus yang pada akhirnya menyebabkan perusahaan tidak dapat membayarkewajibannya. Ketidakefisienan ini diakibatkan oleh pemborosan dalam biaya, kurangnya keterampilan dan keahlian manajemen.

- Ketidakseimbangan dalam modal yang dimiliki dengan jumlah piutang-hutang yang dimiliki
Hutang yang terlalu besar akan mengakibatkan biaya bunga yang besar sehingga memperkecil laba bahkan bisa menyebabkan kerugian. Piutang yang terlalu besar juga akan merugikan karena aktiva yang menganggur terlalu banyak sehingga tidak menghasilkan pendapatan.

CONTOH PERUSAHAAN YANG MENGALAMI KEPAILITAN
MGM
Jika kamu penggemar film-film Hollywood, tentu kenal dong dengan ikon singa mengaum milik MGM. Perusahaan ini memang sempat menjadi salah satu studio film terbesar di Hollywood. Pada masa jayanya, MGM sempat menghasilkan sejumlah film hollywod terkenal dan aktor legendaris seperti Clark Gable, Greta Garbo dan Buster Keaton.
Turunnya penjualan DVD dan utang hingga US$ 3,7 miliar adalah alasan MGM mengajukan pailit. Perusahaan yang pernah menjadi nomor satu di industri film dunia ini pun terpaksa menjual seluruh aset berharganya termasuk waralaba James Bond dan seri dua bagian film The Hobbit.

STRATEGI AGAR PERUSAHAAN TIDAK MENGALAMI KEPAILITAN
Belajar mengatur keuangan
Anda tidak perlu belajar  manajemen secara mendalam, tetapi anda harus cukup teliti dan tekun dalam hal membuat laporan keuangan pada setiap harinya.
Catatlah setiap pengeluaran dan pemasukan walaupun sekecil apapun bentuknya, dan janganan sampai anda menunda-nunda karena akan berbahaya apabila sampai menjadi suatu kebiasaan dan akhirnya anda akan kelimpungan dan kebingungan karena kehilangan hitungan pemasukan dan pengeluaran tersebut.
Jangan terlalu cepat tergoda usaha lain
Apabila anda mendapatkan keuntungan yang besar di awal usaha anda, anda jangan sampai berpikiran bahwa anda sudah menguasai pasar, usaha yang baru muncul itu biasanya baru memancing perhatian dari masyarakat luas sehingga keuntungan tersebut adalah keuntungan dari pembelian pertama para pelanggan anda.
Janganlah anda sampai merasa leluasa untuk langsung membelanjakan hasil dari keuntungan anda sebelum bisnis anda tersebut sudah stabil dan sudah memiliki pasar yang tetap. Ingatlah bahwa suatu profit yang harus anda kejar adalah profit dalam jangka yang panjang.
Buatlah dua dompet yang berbeda
Pisahkanlah uang pribadi dengan uang hasil bisnis anda. Hal ini memang terasa sangat sepele apalagi jika para pebisnis memulainya usahanya sendiri dan langsung menggantungkan seluruh kebutuhannya dari keuntungan usahanya sehingga secara tidak sadar uang yang seharunya bisa berputar ternyata habis tidak jelas karena digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Maka dari itu cobalah kencangkan ikat pinggang Anda dan kuatkan iman agar tahan dari berbagai macam godaan untuk mencampurkan dompet pribadi dan dompet bisnis anda.
Ciptakan berbagai macam strategi yang efektif dan efisien
Apabila anda memiliki keleluasan modal, maka janganlah anda gegabah untuk membuat strategi untuk mengembangkan pasar anda. Cobalah berpikir secara positif, secara jernih dan kreatif sehingga modal yang akan Anda keluarkan untuk kepentingan promosi bisa ditekan seminimal mungkin, tapi bisa menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin.
Tanamkan juga dalam pikiran anda tentang bagaimana untuk melancarkan perputaran uang modal sehingga membawa arus profit yang begitu deras untuk pundi-pundi keuangan anda.
Menciptakan strategi yang efektif dan effisien ini adalah salah satu point yang paling penting, karena dengan menciptakan strategi yang efektif dan efisien ini semua hal yang anda lakukan akan menjadi sangat terencana dengan baik.

Sumber
http://www.hukumkepailitan.com/2012/01/04/pengertian-dan-syarat-kepailitan/
http://www.e-jurnal.com/2013/09/faktor-faktor-penyebab-kebangkrutan.html?m=1
https://www.cekaja.com/info/5-perusahaan-besar-yang-tadinya-besar-dan-akhirnya-bangkrut/
http://www.tipswirausaha.com/post/read/488/tips-mengatasi-kebangkrutan-dalam-bisnis.html

Tidak ada komentar :