Minggu, 13 November 2016

Paragraf Deduktif dan Induktif beserta contohnya

Paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif merupakan paragraf yang inti kalimatnya atau kalimat utamanya ada di awal paragraf. Paragraf ini disertai dengan kalimat kalimat penjelas.
Contoh paragraf deduktif :
    Motor saat ini merupakan kendaraan roda dua yang sangat diandalkan oleh orang orang untuk beraktivitas. Apalagi untuk berpergian ke tempat jauh, motor sangat diandalkan dari segi efisiensi waktunya. Motor sangat bisa diandalkan dalam hal akomodasi karena mempunyai bagasi yang bisa dipergunakan untuk menaruh barang untuk kebutuhan manusia dalam beraktivitas. Motor saat ini mendukung berbagai macam aktivitas seperti bisa digunakan untuk delivery mengantar barang atau bisa juga digunakan sebagai ojek untuk mengantar penumpang sampai ke tujuan tertentu, dan lain sebagainya. Motor memiliki banyak jenisnya ada yang motor matic, motor bebek, dan motor sport.

Paragraf Induktif
Paragraf induktif merupakan paragraf yang kalimat utamanya letaknya ada di akhir paragraf. Dengan kalimat penjelas yang berada di awal kalimat.
Contoh paragraf induktif :
    Setiap orang tua tentu menginginkan anaknya sukses. Tidak heran. jika kebanyakan orang tua memasukkan anaknya ke sekolah favorit dengan alasan agar anaknya mendapat pendidikan yang layak dan dapat bersaing. Pendidikan yang tepat tidak harus selalu memasukkan ke sekolah favorit, tetapi mengarahkan anak sesuai dengan minat dan bakat mereka masing masing. Karena dengan mengarahkan minat dan bakat sesuai keinginan mereka, mereka seperti tidak merasa terpaksa dan mereka akan senang akan hal itu dan melakukan yang terbaik untuk minat dan bakat mereka masing masing. Oleh karena itu, dukungan orang tua sangat penting untuk menentukan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan minat dan bakat mereka agar mereka menjadi anak yang sukses dan membanggakan orang tua.

Rabu, 09 November 2016

Ciri Ciri Kalimat Efektif beserta contohnya

Sebelum membahas mengenai ciri ciri kalimat efektif, secara singkat akan dijelaskan pengertian kalimat efektif. Kalimat Efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran/gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti orang lain

Ciri ciri Kalimat Efektif dan Contohnya
1.      Kesepadanan
-          Mengandung unsur Gramatikal S+P+O+K :
Bifa Mengerjakan tugas Bahasa Indonesia (Tidak Efektif)
Bifa Mengerjakan tugas Bahasa Indonesia di Rumah (Efektif)

-          Tidak Menjamakkan Subjek :
Vaiz sedang makan kemudian Vaiz bermain sepak bola (Tidak Efektif)
Vaiz sedang makan kemudian bermain sepak bola (Efektif)
2.      Kesejajaran
Yaitu Kesamaan bentuk kata/imbuhan pada satu kalimat, contohnya :
-          Ani memakan buah pisang dengan mengupas kulitnya (Tidak Efektif)
-          Buah Pisang dimakan Ani dengan dikupas kulitnya (Efektif)
3.      Ketegasan
Yaitu Memberikan Penekanan dalam suatu kalimat, cara yang digunakan adalah   
 -   Meletakkan kata yang ingin ditonjolkan di depan kalimat
Harapan Bifa adalah agar masalah kesalahpahaman ini dapat diselesaikan dengan baik (Tidak Efektif)
Bifa berharap dapat menyelesaikan masalah kesalahpahaman ini dengan baik (Efektif)
-          Membuat Urutan Yang Bertahap
Pameran tersebut dihadiri oleh remaja, anak anak, dan orang dewasa (Tidak Efektif)
Pameran tersebut dihadiri oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa (Efektif)
-          Melakukan Pengulangan Kata
Buku itu bagus, tebal (Tidak Efektif)
Buku itu bagus, buku itu juga tebal (Efektif)
-          Menggunakan partikel –kah, -lah, -pun
Partikel –kah
Apakah Buku itu rusak?
Partikel – lah
Kamulah orang yang saya tunggu
Partikel – pun
Buku itu tipis tetapi isinya sangat bermanfaat (Tidak Efektif)
Walaupun buku itu tipis, tetapi isinya sangat bermanfaat (Efektif)
4.      Kehematan
Yaitu Tidak menggunakan kata/frasa yang tidak diperlukan, contohnya :
-          Akibat Bifa datang terlambat ke kelas, Bifa tidak diijinkan masuk oleh Dosen (Tidak Efektif)
-          Akibat datang telambat ke kelas, Bifa tidak diijinkan masuk oleh Dosen (Efektif)
5.      Kecermatan
Yaitu tidak memberikan makna ganda, contohnya :
-          Mahasiswa itu mendapat IP 4,00 dan mendapat gelar cumlaude (Tidak Efektif)
-          Mahasiswa itu memperoleh IP 4,00 di kampus dan mendapat gelar cumlaude (Efektif)
6.      Kepaduan
Yaitu tidak bertele tele dan langsung pada intinya, contohnya :
-          Buku itu membahas tentang Sejarah Indonesia (Tidak Efektif)
-          Buku itu membahas Sejarah Indonesia (Efektif)
7.      Kelogisan
Yaitu Unsur-unsur dalam kalimat yang berdasarkan logika dan nyata adanya, contohnya :
-          Kepada Bapak Lurah, Waktu dan tempat kami persilakan(Tidak Efektif)
-          Kepada Bapak Lurah, kami persilakan(Efektif)