RANGKUMAN
MATERI BAB 1 PEREKONOMIAN DUNIA
Sistem ekonomi yang pertama kali muncul dan dikenal
di dunia adalah sistem ekonomi tradisional. Seiring dengan perkembangan dan
kemajuan zaman sistem ekonomi tradisional mulai ditinggalkan oleh banyak
negara-negara di dunia. Oleh karena itu pada dewasa ini kita mengenal ada tiga
macam sistem ekonomi yang digunakan oleh negara-negara di dunia, yakni: 1)
Sistem Ekonomi Liberal, dikenal juga dengan sistem ekonomi pasar. Sistem
ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan sepenuhnya
dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk
memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. 2) Sistem Ekonomi Sosialis,
merupakan sistem perekonomian yang menghendaki kemakmuran masyarakat secara
merata dan tidak adanya penindasan ekonomi. 3) Sistem Ekonomi Campuran, adalah
sistem ekonomi yang berusaha mengurangi kelemahan- kelemahan yang timbul dalam
sistem ekonomi terpusat dan sistem ekonomi pasar.
RANGKUMAN
MATERI BAB 2 SEJARAH SISTEM EKONOMI
Sistem ekonomi adalah cara manusia melaksanakan kegiatan
ekonomi untuk memenuhi kebutuhan atau memberikan kepuasan pribadinya. Keadaan
perekonomian negara-negara berkembang saat ini tidak lepas dari pengaruh sistem
perekonomian dan pola pembangunan ekonomi yang diterapkan, pembangunan
infrastuktur fisik dan sosial, dan tingkat pembangunan yang telah dicapai
pada masa penjajahan.Sejarah perekonomian Indonesia di bagi menjadi tiga (3)
orde, yaitu Perekonomian Orde Lama (sebelum 1966), orde baru ( 1966-1998), dan
Ekonomi Orde Referensi (1998 s/d 2009), yaitu:
Ekonomi
Orde Lama (sebelum 1966)
Ekonomi
Orde Baru (1966-1998)
Ekonomi
Orde Referensi (1998 sampai sekarang) terdiri atas :
a. Pemerintahan BJ Habibie (1998)
b. Pemerintahan Abdurrahman Wahid /
Gusdur (1999)
c. Pemerintahan Megawati (2001)
d. Pemerintahan Megawati (2001)
RANGKUMAN
BAB 3 HAMBATAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Dalam Perdagangan Internasional, hubungan antarnegara tidak
selalu berjalan dengan lancar. Didalamnya terdapat beberapa
hambatan yang akan mempengaruhi kegiatan perdagangan
Internasional. Beberapa hambatan dalam perdagangan Internasional adalah
sebagai berikut.
1) Perbedaan Mata Uang antara negara
pengekspor dengan pengimpor.
2) Adanya kebijakan impor yang
diberlakukan suatu negara
3) Adanya kebijakan impor yang
diberlakukan suatu negara
4) Adanya pemberlakuan kebijakan tarif
impor yang tinggi
5) Adanya Perbedaan ketentuan dan
Peraturan
6) Adanya organisasi ekonomi yang
mementingkan negara anggotanya
7) Proses dan Prosedur ekspor impor yang
panjang dan lama
8) Proses dan Prosedur ekspor impor yang
panjang dan lama
RANGKUMAN
BAB 4 HUBUNGAN INDUSTRIALISASI DENGAN KEMISKINAN
Industrialisasi yang berkembang dapat menyedot begitu banyak
tenaga kerja. Hal ini telah merubah alur pendistribusian tenaga kerja dari
sektor non industri menuju sektor industri. Hal ini juga berdampak pada
pendapatan yang diperoleh oleh tenaga kerja tersebut. Dengan kata lain secara
tidak langsung industrialisasi telah mempengaruhi tingkat kemiskinan. Industrialisasi
mempengaruhi kemiskinan melalui tingkat pendapatan yang diberikan sektor
industri. Kemiskinan mempengaruhi tinggkat penggunaan sumberdaya alam dan
proses konservasi sumber daya alam serta lingkungan hidup. Industrialisasi
mempengaruhi kemiskinan melalui tingkat pendapatan yang diberikan sektor
industri. Kemiskinan mempengaruhi tinggkat penggunaan sumberdaya alam dan
proses konservasi sumber daya alam serta lingkungan hidup. Peningkatan pencemaran lingkungan akan mempersempit lapangan
kerja sehingga menimbulkan pengangguran dan berujung pada persoalan kemiskinan.
Hubungan itu terus berlangsung dengan pola saling mempengaruhi satu sama
lainnya dimana untuk memperbaiki salah satu diantaranya maka harus memperbaiki
keseluruhan bagian. Misalnya dalam penanganan pembrantasan kemiskinan maka
permasalahan industrialisasi dan sumber daya alam juga harus menjadi fokus
penanganan dalam proses tersebut. Dengan demikian Industrialisasi, kemiskinan
dan sumber daya alam merupakan komponen yang saling berpengaruh yang tidak
dapat dipisahkan.