Industrialisasi
Industrialisasi
adalah suatu proses menciptakan interaksi para pihak yang memiliki kepentingan
ekonomis yang sama terhadap suatu siklus rantai nilai. Proses ini dapat
terjadi secara alamiah maupun disengaja. Secara alamiah, pemicu proses
industrialisasi adalah pasar.
Proses
industrialisasi, dengan meminjam istilah dari Dawam Rahardjo-adalah suatu
keniscayaan (Dawam Rahardjo, 1995), karena proses ini dianggap sebagai sebuah
kunci ke arah kemakmuran yang didambakan oleh setiap bangsa. Kendatipun bukan
satu-satunya, industrialisasi dapat dianggap sebagai salah satu jalan yang
penting dalam mencapai kemakmuran.
Tujuan
industrialisasi antara lain: memperluas lapangan kerja, menambah devisa negara,
memanfaatkan potensi sumber daya alam maupun sumberdaya manusia dan terutama
menggerakkan roda perekonomian suatu bangsa menjadi lebih cepat.
Kemiskinan
Kemiskinan
pada umumnya didefinisikan dari segi pendapatan dalam bentuk uang ditambah
dengan keuntungan-keuntunan non-material yang diterima oleh seseorang. Secara
luas kemiskinan meliputi kekurangan atau tidak memiliki pendidikan, keadaan
kesehatan yang buruk, kekurangan transportasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.Kemiskinan
kadang juga berarti tidak adanya akses terhadap pendidikan dan
pekerjaan yang mampu mengatasi masalah kemiskinan dan mendapatkan
kehormatan yang layak sebagai warga negara.
Hubungan antara Kemiskinan dan
Industrialisasi
Industrialisasi
yang berkembang dapat menyedot begitu banyak tenaga kerja. Hal ini telah
merubah alur pendistribusian tenaga kerja dari sektor non industri menuju
sektor industri. Hal ini juga berdampak pada pendapatan yang diperoleh oleh
tenaga kerja tersebut. Dengan kata lain secara tidak langsung industrialisasi
telah mempengaruhi tingkat kemiskinan.
Umumnya
karena daya beli yang lebih kuat (karena itu mempunyai pilihan yang lebih luas)
dan informasi yang lebih lengkap, maka mereka yang berpendapatan tinggi lebih
tidak peka terhadap kualitas lingkungan yang menurun. Pada kasus di mana
kualitas lingkungan udara telah tercemar, mereka yang berpendapatan tinggi
lebih mudah untuk pindah ke lokasi lain dengan kualitas udara lebih baik,
sedangkan mereka yang berpendapatan rendah akan terjebak dalam lingkungan
tercemar tersebut, disini terlihat hubungan antara industrialisasi, kemiskinan
dan sumber daya alam. Industrialisasi mempengaruhi kemiskinan melalui tingkat pendapatan
yang diberikan sektor industri. Kemiskinan mempengaruhi tinggkat penggunaan
sumberdaya alam dan proses konservasi sumber daya alam serta lingkungan hidup.
Sumber daya alam merupakan sebagai bahan baku dalam Industrialisasi dengan
berkembangnya jumlah penduduk, perekonomian harus lebih banyak menyediakan barang
dan jasa yang merupakan hasil dari industrialisasi. Peningkatan produksi barang
dan jasa menuntut lebih banyak produksi barang SDA yang harus digali dan
semakin menipisnya SDA dan akhirnya pencemaran lingkungan semakin meningkat.
Ada hubungan
yang positif antara jumlah dan kuantitas barang sumberdaya dan pertumbuhan
ekonomi, tetapi sebaliknya ada hubungan negatif antara pertumbuhan ekonomi dan
tersedianya sumberdaya alam yang ada di dalam bumi. Di samping itu dengan
pembangunan ekonomi yang cepat yang dibarengi dengan pembangunan pabrik sebagai
bentuk industrialisasi akan meningkatkan pencemaran lingkungan.
Peningkatan
pencemaran lingkungan akan mempersempit lapangan kerja sehingga menimbulkan
pengangguran dan berujung pada persoalan kemiskinan. Hubungan itu terus
berlangsung dengan pola saling mempengaruhi satu sama lainnya dimana untuk
memperbaiki salah satu diantaranya maka harus memperbaiki keseluruhan bagian.
Misalnya dalam penanganan pembrantasan kemiskinan maka permasalahan
industrialisasi dan sumber daya alam juga harus menjadi fokus penanganan dalam
proses tersebut.
Dengan
demikian Industrialisasi, kemiskinan dan sumber daya alam merupakan komponen
yang saling berpengaruh yang tidak dapat dipisahkan.
Sumber :
http://duniabirulaut.blogspot.com/2012/02/analisis-hubungan-industrialisasi.html
Sumber :
http://duniabirulaut.blogspot.com/2012/02/analisis-hubungan-industrialisasi.html
.